China Siap Terlibat dalam Redakan Ketegangan di Myanmar

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi (foto: ZHU XINGXIN / CHINA DAILY)
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi (foto: ZHU XINGXIN / CHINA DAILY)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Beijing – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi menyatakan, negaranya akan terlibat dengan semua pihak dalam meredakan ketegangan yang terjadi di Myanmar akibat kudeta militer, Minggu (7/3/21).

“China akan menghubungi dengan semua pihak untuk menghormati kedaulatan Myanmar dan keinginan rakyat, sehingga dapat memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan,” katanya dalam konferensi pers, dikutip Reuters.

China juga menyetujui pernyataan Dewan Kemanan PBB yang menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi dan tahanan lainnya serta menyatakan keprihatinan atas kudeta militer.

Pihaknya juga membantah tuduhan sejumlah negara Barat yang menyatakan keterlibatan China dalam kudeta di Myanmar dan secara tegas menyatakan hal itu sebagai omong kosong.

Dibandingkan dengan negara-negara Barat lainnya yang mengutuk keras kudeta itu, China terlihat lebih berhati-hati dengan menekankan pentingnya stabilitas.

Seperti diketahui, China memiliki hubungan kerja sama jangka panjang dengan sejumlah partai di Myanmar termasuk Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

NLD merupakan partai Suu Kyi yang memenangkan pemilihan umum secara telak Novemer lalu.

Namun pada Sabtu lalu, seorang pelobi Israel-Kanada yang disewa oleh junta militer mengatakan kepada Reuters, para jendral akan meninggalkan politik setelah kudeta berakhir.

Ia menambahkan, para jendral berencana akakn mempererat hubungan dengan Amerika Serikar dan akan menjauhkan diri dari China.

(ANS/IJS)

READ  Adnan Oktar, Seorang Pendakwah Divonis 1.075 Tahun Karena Kejahatan Seksual

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email