Hari Ketujuh Gempa Sulbar: Ekonomi Lumpuh, Transportasi Jadi Perhatian Khusus

Relawan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat se Indoneaia (KKMSB) mendistribusikan bantuan di Sulawesi Barat. (Foto: KKMSB)
Relawan-Kerukunan-Keluarga-Mandar-Sulawesi-Barat-se-Indoneaia-KKMSB-mendistribusikan-bantuan-di-Sulawesi-Barat.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Mamuju – Kepala BNPB Letjen Doni Monardo bersama Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar meninjau lokasi terdampak gempa di Kecamatan Malunda dan Ulumanda.

“Masih ada beberapa kendala di lapangan, di antaranya, ketersediaan bahan pangan masih sulit, kegiatan ekonomi seperti warung makan masih tutup. Kendala alat transportasi darat untuk kebutuhan distribusi logistik masih menjadi perhatian,” kata Doni Monardo.

Selain itu, pemerintah pusat lewat BNPB menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok sebesar Rp4 miliar, yang terdiri dari Rp2 miliar untuk Provinsi Sulawesi Barat, dan masing-masing Rp1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Majene.

“Kami telah mendistribusikan 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA,” ujar Doni.

BNPB juga teah menyerahkan logistik jalur udara dengan menggunkan helikopter di beberapa kecamatan di Kabupaten Majene dan Mamuju. Diantaranya, Kecamatan Malunda,  Ulumanda dan Tobosendang. Sedangkan di Kabupaten Mamuju, BNPB telah menyerahkan di titik Kecamatan Takandeang berupa 270 dus unit Mie Instan, 15 dus air mineral dan 5 bal selimut.

Untuk bantuan medis, BNPB mengirimkan bantuan Rapid Test Antigen sebanyak 1.000 test, tenda keluarga 17 unit, selimut 19 lembar, light tower 1 unit, genset 5 KVA 1 unit, kasur lipat Florence 20 pcs, velbed 20 unit, tenda pengungsi 2 unit, tenda pengungsi 5 unit, tenda keluarga 10 unit, selimut 250 lembar, kasur lipat 100 pcs, matras 200 pcs, sarung 250 lembar, sleeping bag 50 pcs, tenda indomaret 20 set dan tenda gulung 200 lembar.

READ  Senator Bastian Puji Kades Bumi Jaya Lamsel Berhasil Bangun Alun-alun Desa

Adapun total bantuan BNPB per 20 Januari 2021 terdiri dari 117 set tenda pengungsi, 8 tenda isolasi, 50 sleeping bag, 3.000 paket rapid angen, 200 lembar matras, 500 paket baby kit, 6 unit light tower, 2.004 makanan tambah gizi, 2.004 makanan siap saji, 31 unit genser 5 KVA, 1.002 paket lauk pauk, 20 tenda pleton, 8 tenda keluarga, 200 tenda gulung, 200 lembar sarung, 500.000 masker kain INA, 505.200 masker kain, 320 unit velbed, 969 lembar selimut, 4 unit heli, 700 pak mie sagu, dan 270 kasur lipat.

(FWI/IJS)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email