Inspiratif, Seorang Kuli Bangunan Berhasil Menjadi Prajurit TNI AD

berita-hari-ini-www.mediapatriot.co_.id-694-768x529

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Jakarta – Mengabdi untuk negara menjadi mimpi banyak pemuda di Indonesia. Salah satunya menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Seleksi yang ketat untuk menjadi prajurit terbuka untuk semua kalangan, sehingga banyak cerita inspiratif datang dari mereka yang berhasil lulus.

Salah satunya datang dari kisah seorang pemuda yang satu ini. Adalah Haidir Anam, pemuda yang berprofesi sebagai kuli bangunan yang berhasil mewujudkan mimpinya menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD), melalui Seleksi Calon Tamtama pada 2020.

Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang lemah, Anam sudah sejak kecil membantu orangtuanya untuk mencukupi kebutuhan adik-adiknya. Pemuda berusia 20 tahun ini hanya menyelesaiakan pendidikannya di jenjang MTS atau setingkat SMP. Ia pun hanya bisa membantu keluarganya dengan kerja sebagai buruh bangunan.

“Saya di sini kerja proyek, kuli bangunan lah, kerjain saluran, masang keramik juga, mengecat segala macam lah. Upah cuma Rp120 ribu tapi alhamdulillah cukup buat keluarga saya,” ujar Anam, dikutip dari kanal YouTube TNI AD pada tayangan Buletin TNI AD Jumat (25/12/2020).

Saat bekerja di Jakarta, semangat Anam untuk mengenakan pakaian loreng kebanggaan TNI kembali muncul. Seiring dengan jalan Tuhan yang mempertemukannya dengan Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Jenderal Andika yang kerap berolahraga dan beraktivitas di sekitar Markas Besar TNI AD melihat Anam sebagai kuli yang penuh semangat dan pekerja keras.

Saat pendaftaran Seleksi Calon Tamtama TNI 2020 dibuka, Andika mengarahkan Anam untuk mengikuti tes. Tak berpikir panjang Anam pun bersemangat dalam mempersiapkan keperluan seleksi, mulai dari keperluan administrasi hingga persiapan fisik.

“Saya juga persiapan olahraga, jam 07.00-08.00 malam, lalu tidur, lalu lanjut jam 03.00-04.00 pagi, saya sempatkan waktu aja olahraga satu jam. Soalnya kalau saya olahraga pagi sama rombongan TNI di sini saya malu, saya kuli bangunan, saya sadar diri,” kata Anam.

READ  Crazy Rich Kalimantan Belanjakan Uang, Hingga Umrahkan Gurunya

Selama mempersiapkan diri, Anam dibantu oleh rekannya Sandi sesama kuli bangunan. Sandi merupakan penyandang disabilitas yang mempunyai semangat tinggi dalam bekerja. Semangat itu ia tularkan kepada Anam.

“Saya bersahabat sama Anam dari dulu dekat kayak saudara. Anam pingin lari pagi saya bangunin jam 03.00 pagi. Kata Anam dia pengen lari bareng Sandi, tapi Sandinya nggak bisa lari, Sandi bisa kasih dukungan dan semangat aja, ” ujar Sandi.

Anam menjalani latiham fisik dengan serius, hingga mengikui serangkaian seleksi yang begitu ketat. Sampai akhirnya ia dinyatakan lulus menjadi prajurit TNI AD melalui Seleksi Calon Tamtama pada 2020.

Hal itu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi Anam, keluarganya, sahabatnya Sandi dan orang-orang disekitarnya.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email