Jerman, Prancis, Italia Ikut Menghentikan Sementara Vaksinasi AstraZeneca

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Istimewa)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Berlin – Pemerintah Jerman, Prancis, dan Italia menyatakan menghentikan sementara penggunaan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca setelah beberapa negara melaporkan efek samping yang serius dari penggunaan vaksin tersebut, Senin (15/3/21).

Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn mengatakan, meskipun tingkat risiko pembekuan darah rendah, namun hal itu tidak dapat dianggap sepele.

“Ini adalah keputusan profesional, bukan politik,” kata Spahn.

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, penanguhan ini akan berlangsung hingga hasil penilaian dari Europan Medicines Agency (EMA) keluar.

“Kami berharap vaksinasi dapat segera dilanjutkan dengan cepat jika pedoman EMA memungkinkan,” katanya.

Hal yang sama juga dilakukan pemerintahan Italia yang menunggu keputusan dari EMA.

“EMA akan segera mengklarifikasi, vaksin AstraZeneca dapat dilanjutkan dengan aman dalam kampanye vaksinasi secepat mungkin,” kata Gianni Rezza, Direktur Jenderal Pencegahan di Kementerian Kesehatan Italia.

Pada pekan lalu, beberapa negara telah lebih dulu melakukan penangguhan vaksinasi, diantaranya Denmark, Norwegia, Islandia, Bulgaria, Irlandia, Belanda, dan Spanyol.

Menurut catatan EMA, hingga 10 Maret 2021, dilaporkan sebanyak 30 kasus pembekuan darah dari hampir 5 juta orang yang divaksisnasi dengan vaksin AstraZeneca di Eropa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, pihaknya tengah meninjau laporan terkait efek samping dari vaksin tersebut dan akan merilis temuannya dalam waktu dekat.

Namun, sejauh ini tidak ada hubungan antara vaksin dan penggumpalan darah tersebut sehingga masyarakat tidaak perlu panik.

Direktur Jendral WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengimbau kepada setiap negara agar tidak menghentikan program vaksianasi yang sudah menyebabkan lebih dari 2,7 juta jiwa meninggal akibat virus korona.

(ANS/IJS)

READ  Profil Edhy Prabowo Terlengkap: Bisnis, Karier Politik hingga Ditangkap KPK

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email