Musim Hujan, Ahmad Bastian Minta Pemprov Lampung Awasi Seksama Kasus DBD

Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ahmad Bastian SY
Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ahmad Bastian SY

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Bandar Lampung – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bandar Lampung, Lampung, mengalami penurunan drastis. Meski begitu, Anggota DPD dari daerah pemilihan (dapil) Lampung, Ahmad Bastian meminta agar Pemkot tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi.

“Menurunnya kasus warga yang terkena DBD di Bandar Lampung merupakan suatu hal yang baik. Tapi pemerintah setempat tetap harus waspada,” ungkap Ahmad Bastian, Senin (25/1/2020).

Berdasarkan data dari Dinkes Bandar Lampung, hingga menjelang akhir Januari 2021 ini, jumlah kasus warga terkena DBD hanya sebanyak 7 kasus. Jumlah tersebut menurun drastis dibandingkan periode yang sama pada 2020 lalu yang kasus DBD telah mencapai sekitar 100 kasus.

“Kabar ini cukup menggembirakan tapi kita jangan sampai terlena. Jangan anggap remeh meski kasus DBD di Bandar Lampung saat ini tidak sampai menjadi endemi,” sebut Bastian.

Adapun kasus DBD di Bandar Lampung per 24 Januari tersebar masing-masing 1 orang di Kecamatan Panjang, Pinang Jaya , Rajabasa dan Bakung. Sementara di Kotakarang ada 3 orang. Kini pasien-pasien DBD tersebut mendapatkan perawatan di masing-masing puskesmas di wilayahnya.

Pemkot Bandar Lampung diharapkan tetap memberikan pelayanan maksimal meski kini tengah pandemi virus Corona. Bastian meminta penanganan pasien juga dilakukan ketat dengan protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

“Walaupun saat ini pandemi masih terjadi, tapi perawatan kepada pasien dengan penyakit lain tetap harus dilakukan sebaik mungkin. Dan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat agar tidak menambah kasus baru Corona,” tutur Anggota Komite I DPD RI itu.

Bastian mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah di Lampung untuk terus melakukan langkah-langkah antisipasi. Dia juga berharap agar jangan sampai ada kasus meninggal akibat DBD di Lampung.

READ  Pengungsi Sulbar Lahirkan di Posko TNI, Dokter Jelaskan Kronologinya

“Saya menyadari saat ini tenaga kesehatan banyak habis tercurah untuk penanganan Corona. Tapi tetap upayakan melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap bahaya DBD, khususnya di musim hujan seperti sekarang,” imbau Bastian.

“Berikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Jangan lupa berikan bubuk Abate gratis kepada warga untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus DBD. Mudah-mudahan tidak ada korban meninggal akibat DBD di Lampung,” tambah mantan anggota DPRD Lampung Selatan itu.

Untuk diketahui, terdapat 1048 kasus DBD di Bandar Lampung sepanjang tahun 2020. Satu di antaranya meninggal dunia.

Bastian mengimbau kepada Pemprov Lampung untuk melakukan pengawasan di 15 kabupaten/kota yang ada si wilayahnya mengenai penanganan kasus DBD.

“Semoga penurunan kasus DBD terjadi tidak hanya di Bandar Lampung tapi di seluruh kabupaten/kota di Lampung,” tutup Bastian. (ijs/elz)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email