PBB: Pandemi Buat Kemiskinan di Amerika Latin pada Level Terburuk

Ilustrasi Kemiskinan (foto: IJS Media Network)
Ilustrasi Kemiskinan (foto: IJS Media Network)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

New York – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan, pandemi Covid-19 telah menjadikan kemiskinan di Amerika Latin berada dalam level terburuk dalam 20 tahun terakhir.

Dikutip dari AFP, tingkat kemiskinan menembus angka 209 juta jiwa atau meningkat 22 juta jiwa pada 2020, Jumat (5/3/21).

“Indeks ketimpangan di kawasan ini memburuk seiring berukurangnya lapangan kerja dan tingkat partisipasi tenaga kerja, terutama perempuan, akibat pandemi Covid-19,” demikian pernyataan Komisi Ekonomi PBB untuk Amerika Latin dan Karibia (ECLAC).

Berbagai lengkah perlindungan sosial telah dilakukan guna menghentingkan fenomena ini.

Menurut ECLAC, tanpa berbagai upaya tersebut, bisa jadi angka kemiskinan akan kian terpuruk.

Wilayah berpenduduk sekitar 650 juta jiwa itu diperkirakan akan mengalami penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 7,7 persen. Sementara angka kemiskinan akan mempengaruhi sekitar 33,7 persen penduduk.

Dalam laporan tersebut disebutkan kemiskinan terparah terjadi di daerah pedesaan pada masyarakat adat dan keturunan Afro, serta pada penduduk dengan tingkat pendidikan lebih rendah.

Sekretaris Eksekutif ECLAC, Alicia Barcena mengatakan, pandemi ini mayoritas mempengaruhi keluarga dengan tingkat penghasilan menenagah kebawah.

Ia juga melaporkan tingkat pengangguran mencapai 10,7 persen, meningkat 2,6 persen dibanding tahun sebelumnya.

(ANS/IJS)

READ  Terbukti Suap Hakim, Mantan Presiden Prancis Divonis 3 Tahun Penjara

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email