Program Revitalisasi Toilet Kemenparekraf Perkuat Kualitas Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba

IMG-20210318-WA0009

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

DANAU TOBA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggagas program renovasi toilet di sejumlah obyek wisata. Acara tersebut secara simbolis dilakukan di 5 tempat destinasi super prioritas yakni Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Mandalika Nusa Tenggara Barat, Likupang Sulawesi Utara, Borobudur Jawa Tengah dan Danau Toba Sumatera Utara. Selain itu, event yang mengambil tema “Kick Off Revitalisasi Toilet Destinasi Wisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas” itu juga diselenggarakan di Pulau Bali. Di Danau Toba, kegiatan dipusatkan di Kawasan Gedung Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba Sigulati Pangururan Samosir.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari menjelaskan, pada masa pandemi Covid-19, wisatawan tak hanya melihat atraksi, aksesibilitas dan amenitas belaka. “Aspek penting lainnya adalah keselamatan, kesehatan dan kenyamanan wisatawan. Itu yang saat ini juga menjadi pedoman penting bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan wisata,” kata Hari Santosa Sungkari saat Kick Off Revitalisasi Toilet secara hybrid di Kaldera Toba, Rabu (17/3/2021).

Toilet, merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian serius di setiap obyek wisata. Sebab, toilet merupakan kebutuhan penting bagi wisatawan. Dalam berbagai kesempatan, toilet merupakan aspek penting penilaian bagi wisatawan yang datang berkunjung. “Untuk itu, program revitalisasi toilet ini digagas karena toilet tak bisa dipandang sebelah mata. Toilet menjadi bagian penting aspek penilaian yang merepresentasikan suatu destinasi wisata,” kata dia.

Program Revitalisasi Toilet Destinasi wisata ini diluncurkan dengan tagline ” I
Use I Care” dengan harapan stakeholder yang menggunakan toilet dapat lebih peduli terhadap kebersihan dan kenyamanan di Toilet sehingga berkelanjutan terjaga.

Sub Koordinator Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Andhy Marpaung menambahkan, program revitalisasi toilet menjadi prioritas yang kini tengah dibenahi oleh lembaganya. Ke depan, sejumlah destinasi di sekitar Danau Toba akan mendapat prioritas bedah toilet ini. “Prioritas kami salah satunya adalah merevitalisasi toilet untuk memberi kenyamanan kepada pengunjung. Ke depan sejumlah obyek di destinasi wisata super prioritas ini akan mendapatkan program ini. Hari ini adalah titik mulai program revitalisasi toilet di destinasi wisata super prioritas Danau Toba,” ujar Andhy Marpaung.

READ  Debat Mensos Risma dengan Petugas BBWS Pemali Juana Semarang, Ada Apa?

Koordinator Destinasi Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Wijonarko menuturkan, Danau Toba dipilih karena menjadi destinasi super prioritas yang menjadi fokus perhatian pemerintah. “Kami mempersiapkan seluruh destinasi wisata, utamanya di destinasi wisata super prioritas agar ketika pandemi berakhir, semuanya sudah siap sesuai standar yang telah ditetapkan, termasuk sistem pengelolaannya akan dibenahi ,” kata Wijonarko.

Bupati Kabupaten Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menuturkan, program revitalisasi toliet ini sangat baik bagi peningkatan kualitas destinasi wisata. Ia berharap program ini berkesinambungan agar aspek-aspek yang menjadi kemajuan destinasi wisata dapat terjaga dengan baik.

“Membangun toilet itu gampang. Tetapi yang susah dipertahankan tingkat kebersihannya. Itu yang susah. Itu yang akan kita bangun yakni karakter, budaya. Itu tidak bisa dengan sehari dua hari, bahkan sebulan. Oleh karena itu, pemimpin turun semua. Bupati wali kota, gubernur, Pak Menteri. Saya ingin spirit itu kita bangun. Kita ingin bersih, higienis. Percaya pada objek wisata kita, ini yang kita lakukan sekarang,” ujar dia.(***)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email