Satu Polisi Terluka Parah, Demonstrasi di Yunani Berakhir Ricuh

Ilustrasi Kerusuhan (sumber: IJS Media Network)
Ilustrasi Kerusuhan (sumber: IJS Media Network)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Athena – Aksi protes sebagai buntut dari beredarnya video kekerasan yang dilakukan seorang polisi terhadap seorang pria di Athena, Yunani berakhir ricuh, Selasa (9/3/21).

Kepolisian Yunani melaporkan, tiga polisi terluka salah satunya terluka parah di kepala akibat bentrokan tersebut dan menangkap sekitar 10 orang.

Bentrokan terjadi ketika polisi berusaha membubarkan massa dengan menembakan gas air mata, sementara itu para demonstran membalas dengan melemparkan batu hingga bom molotov ke arah polisi.

Polisi mengatakan petugas yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit, sementara beberapa pengunjuk rasa telah ditangkap bahkan sebelum bentrokan meletus karena kepemilikan bom molotov dan batang besi.

Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis dalam pernyataan resminya mengatakan, kekerasan harus segera diakhiri.

“Saya berbicara kepada orang-orang muda, yang ditakdirkan untuk menciptakan dan bukan untuk menghancurkan,” katanya dikutip Reuters.

Pihak berwenang tengah menyelidiki kekerasan yang dilakukan oleh polisi, dan telah memanggil pihak terkait.

Seorang anggota ombudsman yang menyelidiki kasus tersebut mengatakan, tingkat kekerasan yang dilakukan polisi meningkat karena krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

(ANS/IJS)

READ  Flu Babi Afrika Landa Hong Kong, Pemerintah Perintahkan Pemusnahan Ribuan Babi

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email