Terdapat Konten Cabul, Pakistan Blokir TikTok

Aplikasi TikTok (sumber: IJS Media Network)
TikTok

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Islamabad – Pemerintah Pakistan memblokir aplikasi populer TikTok setelah sebuah laporan adanya keluhan jika aplikasi tersebut memuat konten tidak senonoh.

Dilansir Reuters, hal ini disampaikan oleh juru bicara Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA), Khurram Mehran, Kamis (11/3/21).

“Pengadilan telah meminta PTA untuk memblokir akses ke TikTok, dan kami mematuhi perintah tersebut,” katanya.

Seorang perwakilan TikTok di Pakistan mengatakan pihaknya telah memberlakukan aturan ketat guna menjaga konten tidak pantas di aplikasi tersebut.

“Di Pakistan, kami telah mengembangkan tim moderasi bahasa lokal kami, dan memiliki prosedur untuk melaporkan dan menghapus konten yang melanggar aturan kami,” katanya.

“Kami berharap dapat terus melayani jutaan pengguna dan pembuat TikTok di Pakistan yang telah menjadikan TikTok sebagai tempat untuk kreativitas dan kesenangan,” tambahnya.

Sebelumnya, Pakistan yang mayoritas Penduduk beragama Islam telah melarang penggunaan aplikasi tersebut pada bulan Oktober lalu.

Namun, larangan tersebut dicabut 10 hari kemudian setelah TikTok berjanji memblokir semua akun yang menyebarkan konten cabul dan amoralitas.

TikTok telah menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh di negara-negara Asia Selatan setelah WhatsApp dan Facebook.

Namun, aplikasi ini telah menimbulkan kontroversi di sejumlah negara. Sejumlah negara mengkhawatirkan privasi dan kemananan data pengguna karena perusahaan berasal dari China.

Akan tetapi, perusahaan membantah hal tersebut dan memastikan tidak akan menimbulkan masalah kemanan di negara lain.

(ANS/IJS)

READ  Salah Transfer, Citibank Tak Bisa Dapatkan Kembali Uangnya

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email